Admin 04 Jun 2026 03:32

 

Istilah Sales Bahasa Inggris untuk Sales Follow Up Email

Dalam dunia penjualan global, kemampuan untuk menulis email tindak lanjut atau follow-up email yang profesional adalah keterampilan wajib. Menggunakan istilah yang tepat akan membuat Anda terlihat lebih kredibel, persuasif, dan profesional di mata calon klien.

1. Istilah Pembuka (Opening)

Bagian pembuka sangat menentukan apakah email Anda akan dibaca atau diabaikan. Berikut adalah istilah yang sering digunakan:

  • Following up on: Istilah paling umum yang digunakan untuk merujuk pada percakapan atau email sebelumnya. Contoh: "I am following up on our conversation from last Tuesday."
  • Touching base: Istilah kasual namun profesional untuk menyapa kembali klien setelah beberapa waktu tidak berkomunikasi.
  • Checking in: Serupa dengan touching base, digunakan untuk menanyakan status atau perkembangan dari penawaran yang sudah dikirimkan.
  • Circling back: Digunakan ketika Anda ingin kembali ke topik pembicaraan yang sempat tertunda atau menunggu jawaban dari klien.

2. Istilah Menyampaikan Nilai (Value Proposition)

Jika klien belum memberikan respon, Anda perlu memberikan alasan mengapa mereka harus meluangkan waktu untuk Anda:

  • Pain points: Masalah spesifik yang dihadapi klien. Anda bisa menulis: "I understand that [pain point] is a challenge for your team right now."
  • Value proposition: Nilai tambah atau manfaat utama yang ditawarkan produk Anda untuk menyelesaikan masalah klien.
  • Bottom line: Merujuk pada hasil akhir atau dampak finansial/bisnis yang akan dirasakan klien setelah menggunakan produk Anda.

3. Istilah Call to Action (CTA)

Tujuan utama dari follow-up adalah mendapatkan tindakan selanjutnya. Gunakan istilah ini agar klien tahu apa yang harus dilakukan:

  • Schedule a call: Mengajak klien untuk melakukan pembicaraan melalui telepon atau pertemuan daring.
  • Walk you through: Menawarkan untuk memberikan demonstrasi atau penjelasan lebih detail mengenai produk.
  • Calendar link: Menggunakan tautan kalender (seperti Calendly) untuk memudahkan klien memilih waktu yang sesuai.
  • Keep me posted: Meminta klien untuk terus memberikan kabar jika mereka sudah memiliki keputusan atau membutuhkan informasi tambahan.

4. Istilah Penutup (Closing)

Menutup email dengan sopan namun tetap menunjukkan urgensi adalah kunci:

  • Look forward to hearing from you: Ungkapan standar yang menunjukkan antusiasme Anda menunggu kabar dari klien.
  • At your earliest convenience: Permintaan sopan agar klien merespon saat mereka memiliki waktu luang.
  • In the meantime: Digunakan untuk memberikan informasi tambahan sembari menunggu jawaban dari mereka.

Tips Tambahan dalam Menulis Follow Up Email

Selain pemilihan kata, perhatikan juga struktur email Anda:

  • Keep it concise: Jangan bertele-tele. Sales profesional menghargai waktu klien dengan membuat email yang singkat dan padat.
  • Personalize it: Jangan menggunakan template yang terlalu umum. Selalu sebutkan detail spesifik dari percakapan terakhir agar email terasa personal.
  • Create urgency: Jika relevan, berikan alasan mengapa keputusan harus dibuat segera, misalnya ketersediaan stok atau promosi yang akan berakhir.

Dengan menguasai istilah-istilah di atas, Anda akan lebih percaya diri dalam melakukan komunikasi bisnis internasional. Ingatlah bahwa kunci dari follow-up yang sukses adalah konsistensi, kesopanan, dan memberikan solusi, bukan sekadar menagih jawaban.

Istilah Sales Bahasa Inggris untuk Sales Follow Up Email


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Template Email Follow Up Interview Bahasa Inggris


admin
Admin
2026-05-20 06:00:17

Istilah Sales Bahasa Inggris untuk Sales Follow-Up


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Istilah Sales Bahasa Inggris untuk Follow Up Customer


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06

Istilah Sales Bahasa Inggris untuk Lead Follow Up


admin
Admin
2026-06-04 03:32:06